Sabtu, 16 Mei 2015

Lari, Itulah Pertama Yang Gue Pikirkan

Lari, itulah pertama yang gue pikirkan, ketika masalah keuangnku melanda untuk bayar uangan kuliah, tapi mau bagaimana lagi. Lari juga percuma, karena uang kualiahku harus dibayar hari ini. Mau pinjam udah kesana-kesini tanya teman2 gue, tapi gak ada yang punya uang. Begitulah nasib anak2 kuliah yang di perantauan. Ya dengan raut wajah yang buram, terpaksa gue menerima kenyataan bahwa gue harus kena denda untuk bayar uang kuliah. Karena terlanjut sudah kena denda gue putuskan untuk menabung ungan kuliah gue yang masih ada, dengan asumsi gue dapat kiriman dari ortu bulan depan, sehingga gue dapat bayar uang kuliah tersebut beserta dengan dendanya. 
Gue terkadang berpikir “kok teman saya gak mau bantu ya, saya sering bantu dia kok” itu yang timbul di bena gue. Gue sadar itu bukan kesalahan teman gue, tapi itulah kesalahan gue. Ya sudahlah, ada pepatah mengatakan “Nasi sudah menjadi bubur”. Jadi jalani saja deh hidup gue seperti ini. Inilah sepenggal cerita gue malam ini. Gue harus tetap semangat dalam segala hal, beban tidak usah di pikirkan, tapi tetap di jalani saja, karena gue yakin Tuhan akan tetap menolong dan memelihara kemanapun gue melangkah. Itulah keyakinan gue. (tdv)

0 comments:

Posting Komentar