This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 29 Juli 2012

Input/Output dan File/Stream dalam Java


Kringg....Kring....Kring...bunyi HP saya berdering...trus saya angkat..eh ternyata teman saya...ada apa?? begini don saya bingung ni' ada tugas dari dosen saya tentang Input/Output dan File dan Stream. oooooo  ...okay kita ketemu aja besok di perpus. sipppppppp ....setelah saya lihat2 tentang apa yang dia tanyakan ternyata teman saya ini disuruh untuk membut program sederhana tentang topik pembahasan saya di atas. okay dari pada banyak cerita mending kita menuju ke TPK saja.........

Input dan Output tidak bisa dipisahkan dari sebuah aplikasi apapun. Input adalah menulis atau memasukan sedangkan Output adalah mengeluarkan hasil suatu proses.
File adalah suatu class yang merupakan langkah awal dalam mempelajari proses input/output dalam java. File ini juga merupakan objek yang mewakili path, file, direktor dan foldel pada harddisk.
Stream merupakan dasar dari proses input/output dalam java yang menggunakan package java.io sebagai package utama. Stream juga merupakan representasi abstrak dari input dan output device, dimana aliran bytes akan ditransfer seperti file dalam harddisk, file pada sistem remote atau printer.

okay sedikit penjelasn di atas ...okay langsung aja kita  ke TKP untuk membuat programnya....!!!!!!!
  1. Pertama kita buka Netbeans nya...saya menggunakan Netbeans 7.0
  2. Setelah kita buka marilah buat satu kelas dengan nama "Toko" didalam kelas ini kita tulis Setter dan Getter nya atau Konstruktornya atau sering disebut juga sebagai intitinya. tulisannya di dalam class "Toko" seperti ini :
     /*
     * @author Hotasta
     */
    public class Toko {
        private String nameToko;
        private String nameBuku1;
        private String nameBuku2;
        private String nameBuku3;
        private String nameBuku4;
        private String nameBuku5;
        private String daftarBuku;
        private String notaPem;
        private String harga;

        public String getHarga() {
            return harga;
        }

        public void setHarga(String harga) {
            this.harga = harga;
        }

        public String getNotaPem() {
            return notaPem;
        }

        public void setNotaPem(String notaPem) {
            this.notaPem = notaPem;
        }
        public String getDaftarBuku() {
            return daftarBuku;
        }

        public void setDaftarBuku(String daftarBuku) {
            this.daftarBuku = daftarBuku;
        }
        public String getNameBuku1() {
            return nameBuku1;
        }

        public void setNameBuku1(String nameBuku1) {
            this.nameBuku1 = nameBuku1;
        }

        public String getNameBuku2() {
            return nameBuku2;
        }

        public void setNameBuku2(String nameBuku2) {
            this.nameBuku2 = nameBuku2;
        }

        public String getNameBuku3() {
            return nameBuku3;
        }

        public void setNameBuku3(String nameBuku3) {
            this.nameBuku3 = nameBuku3;
        }

        public String getNameBuku4() {
            return nameBuku4;
        }

        public void setNameBuku4(String nameBuku4) {
            this.nameBuku4 = nameBuku4;
        }

        public String getNameBuku5() {
            return nameBuku5;
        }

        public void setNameBuku5(String nameBuku5) {
            this.nameBuku5 = nameBuku5;
        }

        public String getNameToko() {
            return nameToko;
        }

        public void setNameToko(String nameToko) {
            this.nameToko = nameToko;
        }           
    }
     
  3.  Kita buat lagi satu kelas yaitu class "TokoBuku" naaaaaa disini kita akan membuat fungsi2 I/O nya mari kita lihat tulisan dalam class "TokoBuku" :
     /* To change this template, choose Tools | Templates
     * and open the template in the editor.
     */
    package tgs_akhir_k;

    import java.io.BufferedWriter;
    import java.io.FileWriter;
    import java.io.IOException;
    import java.util.Scanner;

    /**
     *
     * @author Hotasta
     */
    public class TokoBuku {
        public static void main(String[] args) throws IOException {
            Toko t = new Toko();
            int pil = 5;
            do{
                t.setNameToko("==Toko Buku Suka Baca==");
                System.out.println("\t"+t.getNameToko());
                t.setDaftarBuku("DAFTAR BUKU");
                System.out.println(""+t.getDaftarBuku());
                t.setNameBuku1("1. Laskar Pelangi Rp. 20.000");
                System.out.println(""+t.getNameBuku1());
                t.setNameBuku2("2. Winter in Tokyo Rp. 22.500");
                System.out.println(""+t.getNameBuku2());
                t.setNameBuku3("3. Spring in London Rp. 20.000");
                System.out.println(""+t.getNameBuku3());
                t.setNameBuku4("4. Autumn in Paris Rp. 35.000");
                System.out.println(""+t.getNameBuku4());
                t.setNameBuku5("5. Summer in Seoul Rp. 25.000");
                System.out.println(""+t.getNameBuku5());
                System.out.print("\n");
                Scanner all = new Scanner(System.in);
                System.out.print("Masukan pilihan buku yang akan anda beli : ");
                pil = all.nextInt();
                switch(pil){
                    case 1:
                        buku1();
                        System.exit(0);
                        break;
                    case 2:
                        buku2();
                        System.exit(0);
                        break;
                    case 3:
                        buku3();
                        System.exit(0);
                        break;
                    case 4:
                        buku4();
                        System.exit(0);
                        break;
                    case 5:
                        buku5();
                        System.exit(0);
                        break;
                    }      
                }while(pil!=5);
        }        
    }
  4. jangan bingung kalau program di atas error karena kita harus menambahkan beberapa kelas lagi di dalam kelas ini.sampai di sini dulu yach karena klau dijelaskan panjang sekali. jadi akan saya berikan Output dari program ini ...?? lihat di TKP ..!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!
ini adalah Outputnya.
 ini hasil penyimpanan datanya di Notepad :

Jadi intinya adalah :
  1. User menginput pilihan buku yang akan dibeli.
  2. Berikan proteksi jika user menginput pilihan yang salah. contoh jika kita input "7" dia akan kembali ke tampilan buku awal.  dikarenakan pilihanya cuma ada 1-5.
  3. Trus kalau user  bernar akan diminta memasukan jumlah buku yang akan di beli dan akan di suruh persetujuan mencetak transaksi ke dalam txt. Jika pilih "Y" maka diminta untuk menginputkan nama traksaksi itu. jiga pilihan "N" maka akan mengakhiri program tersebut.Jika pilihan "Y" maka di directory akan muncul nama yang kita masukan tadi berupa nama.txt.
ini link programnya yg mau belajar silahkan menuju TKP

Semoga bermanfaat yach...!!!!!!!!!!!
klau ada pertanyaan silahhhhhh kita sharing saja di sini...salam IT.
Referensi : 
1. Materi Kuliah
2. Forum Java Indonesia
3. Buku bang Infu Bima 
4. Om. Marthinus


Kamis, 26 Juli 2012

Antenna Wajanbolic e-goen


Pastinya penasarankan apa itu Antena Wajanbolic e-goen. Kalau begitu langsung aja ke TKP??!!!!??!!!
Wajanbolic e-goen ini merupakan terobosan baru dalam Teknologi RT/RW-net. Wajanbolic e-goen ini dikembangkan oleh Pak. Gunadi (Pak. Gun) atau dikenal dengan e-goen. Pak. Gun berasal dari Jogyakarta Alumni STEMBAYO, sosok e-goen memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk mengembangkan antenna wajan dan antenna panci di Indonesia.
Pak. Gun bersama Wajanbolic e-goen
 
Teknik Antenna wajanbolic e-goen merupakan pengembangan dari teknik antenna kaleng yang pernah dikembangkan sebelumnya.
Dengan peralatan USB Wifi yang terpasang dimuka wajan dengan ditutup pipa pralon yang sebagian dilapisi oleh aluminium foil atau lakban aluminium, dengan peralatan sangat sederhana kita dapat membangun sambungan  sambungan Internet berkecepatan 1 Mbps s/d 54 Mbps untuk jarak sampai sekitar 3-4 km cukup untuk menyambungkan beberapa rumah dalam sebuah jaringan RT/RW-net.
Wajanbolic e-goen
Jaringan RT/RW-net

Wajanbolic e-goen menjadi client yang murah dalam sebuah RT/RW-net sehingga dapat ber –internet dengan murah. Internet mudah bukan berarti mencuri bandwidth dan ber internet gratis, seperti kebanyakan orang menyangka. Internet ini mudah karena beban biaya ditanggung ramai-ramai oleh banyak menggunakan sebuah RT/RW dalam RT/RW-net. Wajanbolic e-goen menjadi andalan utama bagi mereka yang ingin mengembangan RT/RW-net atau Wireless Internet murah dirumahnya dengan modal sekitar Rp. 300.000 – 350.000 ribu rupiah saja.
Referensi
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Wajanbolic_e-goen#e-Book_yang_patut_di_baca
penulis : tdvdonny



Selasa, 24 Juli 2012

OpenBTS


OpenBTS… bagi anak-anak IT tidak asing lagi kalau mendengar kata OpenBTS. Apasih sebenarnya OpenBTS itu …?? Okay langsung aja kita menuju ke TKP. OpenBTS atau istilah kerennya Open Base Transceiver Station adalah sebuah BTS GSM(Global System for Mobile Communication) berbasis software, yang memungkinkan handphone GSM melakukan panggilan telepon atau berkirim pesan singkat, tanpa menggunakan jaringan operator selular. Artinya dengan teknologi ini pengguna bisa melakukan telepon atau sms tanpa membutuhkan pulsa.OpenBTS dikenal sebagai implementasi open source pertama dari protocol standar industri GSM. Bahkan dengan merakit OpenBTS ini, sebenarnya ibarat membangun operator seluler sendiri. Hanya saja jangkauan sinyalnya terbatas, dan hanya bisa berkomunikasi dengan ponsel lain yang terkoneksi dengan jariangan OpenBTS ini. Pernah kebayang bikin operator selular sendiri? Bikin nomer HP se-cantik mungkin? Nelpon dan SMS tanpa perlu was-was akibat “sayarat dan ketentuan berlaku” operator seluler lain? Dan pastinya bisa bikin jaringan telekomunikasi di daerah-daerah terpencil atau di zona bencana.
Menurut praktisi TI bang. Onno W. Purbo, bermodalkan OpenBTS ini, pengguna dimungkinkan untuk menelepon dan SMS secara grasis, dengan incestasi yang relatif murah. Soal kualitas suara atau kecepatan pengiriman SMS dinyatakan sama baiknya dengan telekomunikasi melalui operator telekomunikasi. Dalam membuat OpenBTS ini kita butuh perangkat sedikit, ada hardwarenya sedikit. Jelas bang Onno dari tulisannya.
Masih menurut bang Onno bahwa telekomunikasi melalui OpenBTS bisa dilakukan dengan telepon seluler biasa, yang murah sekalipun. Kartu SIM yang dimasukkan pun tidak perlu yang masih aktif, yang sudah matipun bisa dimanfaatkan.
Pasti penasarankan seperti apa cara kerja OpenBTS teresbu? Bagaimaan implementasinya dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membutnya? Masih menurut Bang Onno bahwa ada beberapa hal yang dibutuhkan untuk memabangun OpenBTS. Dari sisi hardware, komponen USRP(Universal Software Radio Peripheral) dan komputer adalah hal yang krusial. Hardware berfungsi untuk membuat sinyal radionya, namanya USRP, yang dibutuhkan Cuma dua yaitu USRP-nya sendiri nanti disambung lewat kabel USB ke komputer, jadi Cuma USRP dengan komputer saja. Ongkos minimal yang diperlukan untuk membuat OpenBTS, misalnya untuk keperluan eksperimen mahasiswa, sekitar 30 juta. Terdiri dari komponen USRP seharga sekitar Rp15-20 Juta. Berikut perangkat komputer biasa dengan harga mungkin Rp 5- 10 Juta : "Komputer itu sentral telepon soalnya. Sebagai pusat untuk mengontrol semuanya. Komputer juga yang bikin sinyal ponsel sedangkan USRP cuma mengubah perintahnya supaya sinyal menjadi sinyal GSM," Jangkauan sinyal pun dapat bervariasi, tergantung perangkatnya. "Tapi kalau mau dikasih amplifier seluler beneran itu tergantung powernya, kalau 10 watt bisa sampai 5 kilometer," imbuh mantan dosen ITB itu Jika ingin menambah luas jangkauan sinyal, diperlukan amplifier dan juga duplexer seperti yang biasa dipakai oleh operator. Untuk perangkat semacam ini, biaya yang dibutuhkan berkisar 150 juta. Sedangkan dari sisi perangkat lunak, ada tiga software yang penting peranannya dalam pembuatan Open BTS. Yaitu GNU radio, asterisk untuk sentral telepon serta software Open BTS. Kemudian sebagai sarana berkomunikasi, pengguna bisa memakai ponsel biasa yang dilengkapi SIM Card. Nomor identifikasi di SIM Card ini akan didaftarkan pada sentral Open BTS dan kemudian diberi nomor sendiri. Ketakutan utama biasanya bukan diteknologi tapi justru diregulasi (menyedihkan memang) Siapa bilang OpenBTS Ilegal!!!!!!!!
Sayang…, pemerintah kita belum mengikinkan operasional OpenBTS ini. Mungkin karena tekanan provider telekomunikasi yang sudah ada. Seandainya ini diterapkan bisa dibayangkan kita bisa terhubung ke setiap daerah-daerah perpencil diseluruh Indonesia dan kalau misalnya dilegalkan, fasilitas telpon murah akan benar-benar ada bahkan gratis!!!!!!!!!!!!!!!!!
Referensi dari Pakar IT yg saya kenal : Bang Onno W. Purbo